KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM RESOLUSI KONFLIK PADA PERNIKAHAN ANTAR BUDAYA : ANALISIS DENGAN PENDEKATAN KUALITATIF FENOMOLOGIK DENGAN MODEL METODE ETHNOGRAPHIC MULTIPLE SIDE STUDIES


LATAR BELAKANG

Dalam komunikasi lintas budaya bisa terjadi antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Misalkan warga negara asing yang tinggal di Indonesia yang harus menyesuiakan diri dengan kondisi di Indonesia, seperti kondisi alam dan bahasa yang di gunakan. Kebanyakan WNA yang baru menetap di Indonesia mengalami gegar budaya karena sejumlah kebiasaan hidup yang berbeda antara satu negara dengan negara lain menjadikan komunikasi lintas budaya menjadi penting dan menarik untuk dipelajari.

Tetapi banyak WNA yang menetap di Indonesia yang dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan yang ada disini. Bahkan banyak orang asing yang menikah dengan orang asli Indonesia. Dari pernikahan tersebut, akan timbul pernikahan antar budaya yang berbeda. Dalam pernikahan tidak hanya mengalami kebahagiaan tetapi pasti ada konflik yang terjadi, karena perbedaan budaya, latar belakang, dan bisa juga dengan kesalahpahaman.

Maka itu perlu mempelajari komunikasi lintas budaya untuk berinteraksi dengan orang beda budaya. Agar tidak mengalami gegar budaya, menghindari kesalahpahaman, dan menghindari pertentangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: